ada apa dengan langitku?
terlihat menyuram dan merudung kegelisahan..
dari balik kaca ini, aku terdiam,merenungi menanti keceriaan sang langit..
sedikit semakin lama terpatung,hanya terselip desahan nafasku..
yaaa, sunyi sepi itu yang ada..
langitku meredup, menapis pancaran sang mentari..
ah apa yg terjadi pada langitku benar-benar membuatnya terlihat menua dan suram..?
sangat suram hingga aku nyaris tak dapat mengenalinya lagi..
ah tapi mungkin saja langitku sedang drudung temaram,masalah yg tak bertuan dalam angannya..
biarlah, aku tetap dsini,mematung dalam kgelisahan..
wahai langitku, penguasa sang bintang beserta isimya, aku tenang berdiam dsini, menantimu kelak bersenandung..
aku tau dg kepastian, langitku yg temaram seakan menolakku mendekat cenderung menginginkanku menghilang..
cukup kutau wahai langitku yg penuh keindahan, engkau terlampau berat merenungi meresapi setiap asa kegelapan yg bergejolak..
mecari ujung dr setiap ujung yg buntu..
hai langitku yg dengan sombongnya berdiam dalam keputusasaan, aku melihatmu dg tulus melalui jiwa dan hembusan nafasku..
sedetikpun pandangan ini takkan berpaling..
aku ikuti kemana langitku mau..
hai langitku, dsini aku kembali bersinar, memberiku kecerahan, menepis lelahku, menghapus laraku dan mengisi sukmaku..
langit... aku akan tetap berdiam dbalik kaca, menantimu kembali..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar