Minggu, 24 Februari 2013

menjadi palsu

hilang, lepas semua akal sehatku..
aku berdiri terjaga antara nyata dan harapan..
ada pilihan terbentang tapi tak satupun yg hendak ku sambangi..
aku menghilang, fuuuuhh, debu bagaikan bersaru..
menjiwai jiwa yg terasa sakit..
kadang aku ingin memajang topeng kepalsuan..
aku ingin melenggok bak sang dewi..
aku ingin melambai bagai sang ratu..
aku ingin memberi harapan seperti bidadari..
ah kepalsuan ini bukan  mauku, tapi engkaulah yg menuntutnya..

Mereka

poloss, kebahagiaan yang mereka tawarkan penuh ketulusan..
hebat, seketika menawarkan mantra kebahagiaan..
sejuk, ketenangan jiwa yang mereka sajikan..
pelan dan pasti satu persatu kepalsuan mereka tanggalkan..
jiwa yang baru mereka pamerkan, ya begitu indah mereka..

Sang Gemuruh

nafasku begitu terhanyut, lega melepas kejemuan..
dhadapanku bergelut tonan air..
bergumul dengan sang ombak..
berlari mengejar sang angin..
lambaian dedaunan seakan memanggil untuk bernyanyi..
lirih nyanyian alam..
berpadu dalam gelombang alam..
merelung dengan sang waktu..
alam memanggilku bersama..
memberi kekuatan ketika mataku tertutup..
aah indahnya nyanyian alam, desir ombak, bau udara yang lama kurindu..
ada yang hilang disini, kini aku memandang tanpa hadirmu..

Rabu, 20 Februari 2013

aku suka

aku suka menulis, sangat menyukainya melebihi apapun karena dsitu aku dapat terus bersamamu..
aku suka menceracau, berceramah tanpa peduli ada yg mndengarkan atau tidak ada sama sekali..
aku suka berdiam diri, antara menjadi manusia seutuhnya atau manusia yg berkelana ddunia lain..
aku suka menjadi aneh, karena dsitu ada diriku yg sebenarnya..
aku suka menggila, menggilai apa yang akupun tak tau apa itu..
yang terhebat adalah aku suka kamu, ya kamu yg selalu bersenandung menyanyikan lirih keindahan,bergeliat dalam rahasia,berkelakar dalam buaianmu sendiri.. dan aku suka itu karena aku takkan pernah mampu utk tau siapa kamu dengan sebuah ketidakinginan..

kenapa

malam ini berkutat dengan kata "kenapa".
banyak arti dan makna tersembunyi ddalamnya..
kenapa rasa suka itu bisa datang tanpa kita sadar,mau ato liat tempatnya.. kenapa?
kenapa "aku" dan "kamu" bisa saling suka ato sayang? kenapa?
dari satu kata, bisa menghasilkan ribuan jawaban.. kenapa?
karena itulah adanya kenapa..
kenapa mereka yg saling suka gk bisa jalin hubungan lebih? kenapa?
karena dsitu ada sepuluh ribu alasan yg masing' org pny.. kenapa?
karena mereka pny persepsi dan cara pandang yg berbeda utk menjawab kenapa..
kenapa kamu sayang aku tapi kita menjauh?
karena ada bait" kata indah membelenggu relung alam bawah sadar,pikiran,hati,jiwa bahkan ego masing-masing..
kenapa? karena mungkin adanya rasa ketakutan, gk bisa melangkah maju utk dirinya sendiri..
kenapa? karena keyakinan yg dpupuk bukan utk hasil yg berbahagia dan kesiapan mecoba menyenangkan diri tp lebih memilih berdiam merenungi ketidakpastian dan ketidaksiapan utk melangkah..
ah terlalu banyak "kenapa" tidak akan berujung, karena dsetiap "kenapa" ada ribuan "kenapa" lainnya.. so, let it flow..

Langit

ada apa dengan langitku?
terlihat menyuram dan merudung kegelisahan..
dari balik kaca ini, aku terdiam,merenungi menanti keceriaan sang langit..
sedikit semakin lama terpatung,hanya terselip desahan nafasku..
yaaa, sunyi sepi itu yang ada..
langitku meredup, menapis pancaran sang mentari..
ah apa yg terjadi pada langitku benar-benar membuatnya terlihat menua dan suram..?
sangat suram hingga aku nyaris tak dapat mengenalinya lagi..
ah tapi mungkin saja langitku sedang drudung temaram,masalah yg tak bertuan dalam angannya.. 
biarlah, aku tetap dsini,mematung dalam kgelisahan..
wahai langitku, penguasa sang bintang beserta isimya, aku tenang berdiam dsini, menantimu kelak bersenandung..
aku tau dg kepastian, langitku yg temaram seakan menolakku mendekat cenderung menginginkanku menghilang..
cukup kutau wahai langitku yg penuh keindahan, engkau terlampau berat merenungi meresapi setiap asa kegelapan yg bergejolak..
mecari ujung dr setiap ujung yg buntu..
hai langitku yg dengan sombongnya berdiam dalam keputusasaan, aku melihatmu dg tulus melalui jiwa dan hembusan nafasku..
sedetikpun pandangan ini takkan berpaling..
aku ikuti kemana langitku mau..
hai langitku, dsini aku kembali bersinar, memberiku kecerahan, menepis lelahku, menghapus laraku dan mengisi sukmaku..
langit... aku akan tetap berdiam dbalik kaca, menantimu kembali..

dari sebuah kata

semua dimulai dari sebuah kata, yaitu "aku" ..
tiada perbedaan, tiada kemenarikan, tiada kelebihan..
"aku'' hanyalah "aku" dan tetap menjadi "aku" ..
kelak "aku" ini akan menghilang dan tiada satupun yg mengenalnya, karena aku bukanlah sesuatu yang patut diinginkan dan diingat..

Tertutup

mataku terus terpejam, menelan asa keduniawian..
mataku bertahan dengan terpejam,merasakan ketiadaan..
ya dan aku tetap terpejam,terhanyut lamunan khayal bayangmu..
ketika terbangun, aku tersadar ini semua berada dalam titik hayalan yang hilang terhapus butir kenyataan..
aku suka ketertutupan,merasakan hilang dan selalu menemukanmu walau dalam kesemuan dunia..

Jumat, 15 Februari 2013

aku

teman yang ku punya hanyala ini..
kejujuran dalam kputusasaan, karena akupun sangsi utk kembali melangkah..
tiada engkau kembali menuntunku..
teman, andainya apa yg terjadi dan kurasa bisa menjadi rasamu mungkin engkau tiada sanggup utk berpaling tapi......
yah ini adalah pilihan, ketika keadaan yg selalu dijadikan alasan utk sebuah kebusukan yg sungguhpun aku tiada kuasa utk menolak..
aku muak teman, sungguh sekalipun aku tersenyum itu hanyalah bagian dr peranan yg terpaksa harus aku ambil..
aku muak pada kemunafikan, aku muak pada perselingkuhan, aku muak pada mereka yg bisa dg seenaknya mengambil hak lainnya utk tersenyum..
temaaaaaann,, tidak kah kau sadari karena ulahmu aku dan mereka tersakiti..
dan teman, tidak kah kau tau, sebuah pengkhianatan itu sudah mendarah daging pdku hingga saat ini aku sulit memejamkan mata????
apa yg menjadi masalahmu teman?
ingin kau pamerkan kesombonganmukah??
apakah kau sadar, bahwa hatiku terlampau lembut utk terus menerima tersakiti??
ikhlas tiada pernah kuraih..
entah sampai kapan semua itu bergelajut menjiwai rasaku teman..

Pagi Menghapus Temaram

aku terdiam dalam kebelengguan..
semu, tak beratap pada kewajaran..
aku tersentuh, dijamahi keterasingan..
diam. buyar dan menghilang..
pagi kelak menjadi simbol awal dr ketetapan..
menghapus kelam, menjinakkan sang alam..
terhuyung, tersapukan kehampaan..
melebur bersatu dalam zona kegelisahan..
terlempar dari kemunafikan, terbuang dr ketidakadilan, tercemar dari noda kemaksiatan..
aku kini hanyalah kumpulan daging yg bernyawa, mungkin cenderung tak berarti..
aku kini hanyalah bagian dr badut kehidupan, hanya dapat memberi kbahagiaan pd mereka dan kesedihan utk dtelan..
aahh, aku lupa caranya menikmati malam dg terlelap..
aku lupa caranya bermimpi..
aku lupa caranya utk menggapai bintang..
aku....
ya aku terdiam disini, tanpa khayalan, impian maupun asa yg ingin diraih..
ya aku tau karena kelak sang pagi akan selalu menghapus temaram tanpa harus aku beranjak...